-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

ZULFIKAR ZAMARDI SUARAKAN PENOLAKAN SURVEI SEISMIK TELUK TOMINI DENGAN TETAP MENJAGA KONDUSIVITAS DAERAH

Kamis, 29 Januari 2026 | Januari 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-29T02:46:46Z


Zulfikar Zamardi selaku Ketua Asosiasi Nelayan Teluk Tomini kabupaten Parigi Moutong kembali menegaskan sikap Menolak terkait keberlanjutan proyek Survei Seismik Offshore 3D yang berlangsung di wilayah perairan Teluk Tomini. Meski tetap konsisten menyuarakan kekhawatiran atas dampak lingkungan dan hilangnya ruang tangkap, Koalisi Nelayan Teluk Tomini berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah pesisir.


Zulfikar Zamardi menyatakan bahwa penolakan yang dilakukan selama ini adalah bentuk perjuangan ekonomi dan kelestarian ekosistem laut yang menjadi tumpuan hidup ribuan nelayan. Namun, perjuangan tersebut akan selalu dilakukan dalam koridor hukum dan cara-cara yang damai.


“Kami memang menolak proyek ini karena menyangkut keberlanjutan hidup anak cucu kami di Teluk Tomini, namun kami bukanlah perusak kedamaian. Kami adalah mitra pemerintah dalam menjaga kedaulatan laut. Oleh karena itu, kami pastikan aksi penyampaian pendapat kami akan berjalan tertib dan aman demi kepentingan bersama di Sulawesi Tengah dan Gorontalo,” ujar Zulfikar Zamardi.


Koalisi Nelayan Teluk Tomini akan mengedepankan jalur komunikasi formal dengan pihak pemerintah, Badan Geologi, maupun pihak pelaksana (COSL dan PT Ecotropica).


“Kami menuntut adanya transparansi yang lebih besar mengenai analisis dampak lingkungan dan kepastian kompensasi yang adil bagi seluruh nelayan terdampak, bukan hanya pemilik rumpon,” lanjutnya.


Koalisi Nelayan Teluk Tomini meminta aparat keamanan dan pihak perusahaan untuk tetap menghargai hak-hak nelayan kecil yang sedang melaut. Kami menjamin tidak akan ada tindakan yang melanggar hukum selama hak-hak dan aspirasi kami didengar dan diakomodasi.


“Kami mengimbau seluruh elemen nelayan dan masyarakat pesisir untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik horizontal maupun tindakan anarkis. Kami berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif di tengah dinamika penolakan proyek;” tutupnya.

×
Berita Terbaru Update