POSO — Yayasan Gerakan Lingkar Perdamaian Nusantara (Lingkar Perdana) Kabupaten Poso menyatakan kesiapan untuk ikut menangkal penyebaran paham radikalisme dan intoleransi di wilayah Sulawesi Tengah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan edukasi kebangsaan, dialog lintas elemen masyarakat, serta kegiatan sosial yang mendorong perdamaian dan persatuan. Lingkar Perdana menilai bahwa pencegahan radikalisme memerlukan keterlibatan aktif seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga masyarakat umum.
Selain itu, yayasan tersebut mengajak warga untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan maupun kerukunan.
Melalui sinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, Yayasan Gerakan Lingkar Perdamaian Nusantara Kabupaten Poso berharap upaya menjaga kedamaian di Sulawesi Tengah dapat berjalan secara berkelanjutan.
